Contoh Neraca Perusahaan Asuransi (Laporan Posisi Keuangan)

Advertisement
Contoh Neraca Perusahaan Asuransi (Laporan Posisi Keuangan) – Perusahaan asuransi adalah salah satu perusahaan jasa, khususnya adalah jasa dalam bidang keuangan. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali perusahaan asuransi yang sudah listing di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan secara berkala pasti mengeluarkan laporan keuangan atas hasil operasi selama periode terkait.

Kalau kamu melihat laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan yang berbeda industry, tidak akan ada perbedaan yang signifikan, yang berbeda hanyalah jenis akun yang tercantum di laporan keuangan sesuai dengan industry.

Antara perusahaan manufaktur, dagang, dan jasa jelas akan ada perbedaan komposisi dalam laporan keuangannya, dan itu bisa kamu lihat secara jelas di neraca, laporan arus kas, dan laporan laba rugi. Bagi kamu yang masih duduk di bangku kuliah, dan mengambil jurusan akuntansi, cobalah kamu bandingkan laporan keuangan dari perusahaan yang bergerak dalam industry yang berbeda, saya yakin kamu akan langsung tau perbedaannya.

Sebelumnya saya sudah beberapa kali membagikan contoh-contoh dan cara membuat laporan keuangan, baik neraca maupun laba rugi. Nah, untuk kali ini, saya akan membagikan contoh neraca perusahaan asuransi dimana penyusunannya sudah sesuai dengan standar keuangan yang berlaku di Indonesia. Berikut contohnya:

Sebelumnya, baca juga: Contoh neraca bank.
Contoh Neraca Perusahaan Asuransi (Laporan Posisi Keuangan)

1. Contoh Neraca Perusahaan Asuransi

ASET
Kas dan setara kas -Pihak ketiga1.034.076.731
Investasi Deposito berjangka -Pihak ketiga46.100.000
Efek Diperdagangkan Pihak ketiga34.445.981
Tersedia untuk dijual:
Pihak berelasi492.773.835
Pihak ketiga422.513.102
Penyertaan saham8.513.989
Properti investasi175.180.000
Jumlah investasi1.179.526.907
Piutang hasil investasi3.260.306
Piutang premi:
Pihak berelasi578.809
Pihak ketiga218.389.277
Piutang reasuransi:
Pihak berelasi114.719
Pihak ketiga6.470.366
Piutang lain-lain5.931.519
Aset reasuransi116.417.283
Biaya dibayar di muka8.870.297
Pajak dibayar di muka2.208.594
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan tahun 2014 dan 2013 masing-masing sebesar Rp 45.410.002 dan Rp 39.063.437.97.679.218
Aset pajak tangguhan5.651.184
Aset lain-lain1.862.600
JUMLAH ASET2.681.037.810
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang klaim23.789.577
Utang reasuransi:
Pihak berelasi303.845
Pihak ketiga5.499.891
Liabilitas kontrak asuransi1.372.577.031
Utang komisi22.281.774
Utang pajak3.978.598
Penyisihan uang jasa karyawan13.662.780
Utang lain-lain20.356.008
JUMLAH LIABILITAS1.462.449.504
AKUMULASI DANA TABARRU'(1.071.945)
EKUITAS
Modal saham - Saham seri A dengan nilai nominal Rp 500 (nilai penuh) per saham dan saham seri B dengan nilai nominal Rp 300 (nilai penuh) per saham. Modal dasar - 35.373.600 saham seri A dan1.068.282.720 saham seri B per 31 Desember 2014 dan 2013. Modal ditempatkan dan disetor penuh - 35.373.600 saham seri A dan 585.433.080 saham seri B per 31 Desember 2014 dan 2013193.316.724
Tambahan modal disetor8.109.426
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok tersedia untuk dijual487.030.107
Saldo laba:
Cadangan umum5.250.000
Belum ditentukan penggunaannya525.908.707
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas1.219.614.964
Kepentingan Non Pengendali45.287
JUMLAH EKUITAS1.219.660.251
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS2.681.037.810
Advertisement


2. Contoh Neraca Perusahaan Asuransi

ASET
Kas dan bank13.330.979
Piutang premi, neto142.703.480
Piutang koasuransi9.043.352
Piutang hasil investasi505.298
Aset reasuransi, neto665.619.375
Biaya dibayar dimuka132.083
Investasi:
Deposito berjangka126.611.471
Efek50.697.821
Properti investasi36.813.000
Penyertaan saham32.485.949
Aset tetap, neto18.458.801
Aset lain-lain2.818.567
TOTAL ASET1.099.220.176
LIABILITAS
Utang klaim9.049.040
Utang koasuransi14.072.303
Utang reasuransi100.290.643
Utang komisi9.570.929
Beban masih harus dibayar630.450
Utang pajak2.034.322
Titipan premi7.418.404
Liabilitas asuransi:
Estimasi klaim471.947.025
Premi yang belum merupakan pendapatan236.205.567
Liabilitas kontrak asuransi jangka panjang42.909.440
Liabilitas pajak tangguhan, neto2.406.657
Liabilitas imbalan pasca kerja4.924.210
TOTAL LIABILITAS901.458.990
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp250 (nilai penuh) per saham. Modal dasar - 760.000.000 saham. Modal ditempatkan dan disetor penuh - 192.000.000 saham48.000.000
Tambahan modal disetor1.067.308
Pendapatan (rugi) komprehensif lain(952.827)
Saldo laba:
Telah ditentukan penggunaannya9.600.000
Belum ditentukan penggunaannya140.046.705
Ekuitas, neto197.761.186
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS1.099.220.176
Selanjutnya: Cara membuat neraca (laporan posisi keuangan)
----
Di atas adalah dua contoh neraca perusahaan asuransi sesuai dengan standar penyusunan laporan keuangan yang berlaku di Indonesia saat ini. Semoga contoh neraca di atas bermanfaat bagi kalian, salam sukses.
Advertisement
.
Previous
Next Post »

Sebelum Anda memberikan komentar dan tanggapan atas artikel di atas, baca dan pahami aturan tanggapan kami pada laman TOS. Setiap komentar yang tidak sesuai dengan aturan tanggapan tidak akan di publikasikan.
EmoticonEmoticon