Saturday, 5 November 2016

Inilah Alasan Kenapa Konsumen Membatalkan Pesanannya Ketika Berbelanja di Toko Online

Advertisement
Inilah Alasan Kenapa Konsumen Membatalkan Pesanannya Ketika Berbelanja di Toko Online – Belanja secara online memang sedang ngtrend beberapa tahun terakhir, kini sudah banyak sekali masyarakat yang menggunakan toko online sebagai media untuk berbelanja. Di indonesia sendri, ada jutaan pengguna aktif internet, hal ini tentu potensial untuk para pebisnis online.

Dari tahun ke tahun pengguna internet memang selalu meningkat, begitu juga dengan konsumen yang berbelanja di toko online. Hal ini menyebabkan menjamurnya online shop di Indonesia, mulai dari yang memiliki modal besar hingga yang modalnya pas-pasan, semuanya berlomba-lomba untuk menjual produk mereka kepada konsumen.

Menjalankan toko online bukan tanpa masalah, salah satu masalah yang mungkin tidak disadari adalah seringnya konsumen membatalkan pesanannya. Biasanya, para konsumen sudah memasukkan produk yang ingin dibelinya ke keranjang belanja, tapi kemudian mereka tidak jadi melakukan pembayaran, hal ini sama saja dengan membatalkan pesanan.

Alasannya ternyata cukup mendasar, menurut eCommerce Survey 2014 Visual Website Optimizer, alasan kenapa konsumen membatalkan pesanannya di toko online adalah karena:
  • Jumlah ongkir di luar prediksi konsumen (28%)
  • Harus membuat akun pengguna terlebih dahulu (23%)
  • Konsumen hanya melihat-lihat (16%)
  • Kuatir tentang keamanan pembayaran (13%)
  • Fitur checkout yang membingungkan (12%)
  • Tidak menemukan kode kupon atau voucher (8%)
Alasannya cukup simple bukan? Bisa kalian bayangkan, kalian akan kehilangan potensi penjualan karena alasan-alasan di atas yang sebenarnya bisa kalian atasi dengan mudah. Oleh karena itu, jangan anggap remeh!

Lalu, bagaimana cara mengatasi alasan-alasan di atas? Tenang, silahkan baca ulasannya berikut ini:

Sebelumnya, baca juga: Bahasa marketing yang terbukti efektif dam ampuh untuk memasarkan produk.
Inilah Alasan Kenapa Konsumen Membatalkan Pesanannya Ketika Berbelanja di Toko Online

Jumlah Ongkir Di Luar Prediksi
Ini terjadi mungkin didasari karena rasa kaget dari para konsumen, mungkin mereka tidak mempertimbangkan masalah jarak, berat, dan sebagainya yang akan mempengaruhi ongkor kirim. Kalian sebagai pemilik toko online juga wajib menyadari hal ini, oleh karena itu sediakan sistem otomatis yang bisa memperlihatkan ongkir secara realtime ketika mereka akan memasukkan produk ke keranjang belanja.

Selain itu, untuk memanjakan konsumen, kamu juga boleh menggratiskan ongkir jika mereka membeli dengan jumlah banyak, atau gratis jika lokasi konsumen dekat dengan lokasi di mana toko online kamu beroperasi.

Hati-hati lho ya, reflek karena kaget itu biasanya tidak terkontrol, tidak lepas kemungkinan mereka akan langsung close halaman/pergi dari toko online kamu.

Harus Membuat Akun Terlebih Dahulu
Kalau ini, saya sendiri pun sering melakukannya, saya sering membatalkan pesanan jika harus membuat akun dulu, saya sendiri merasa malas dan gak mau repot, alhasil saya kembali ke toko online lainnya yang dulu saya pernah membuat akun.

Di sini kamu memang harus jeli, kadang konsumen akan mencari produk di toko online lain ketimbang di toko online yang pernah mereka gunakan untuk belanja, tapi kalau dihadapkan harus membuat akun dulu ketika mau checkout, apalagi prosesnya rumit dan panjang, mereka malah pergi karena merasa repot, dan kembali ke toko online yang pernah mereka gunakan (karena di sini mereka sudah punya akun).

Lalu, apa yang perlu kamu lakukan dalam situasi seperti ini? Mudah saja, buatkan sistem checkout untuk tamu. Jadi, setiap pembeli tidak harus menjadi member (daftar akun dulu), cukup menjadi tamu saja karena konsumen seperti ini hanya menginginkan barang dan tidak mau repot. Kalau pun harus daftar, buat sistem yan bisa diintegrasikan dengan media sosialnya, jadi sekali klik akunnya langsung jadi dan siap pakai.
Advertisement


Konsumen Hanya Melihat-lihat
Kalau alasan kenapa konsumen membatalkan pesanannya karena hanya pengen melihat-lihat saja, ini adalah alasan yang bikin nyesek banget dan tidak banyak yang bisa kamu lakukan. Tapi bukan berarti tidak ada yang bisa kamu lakukan, hanya saja sangat terbatas.

Untuk mengantisipasi alasan ini, kamu bisa membuat sistem di mana si admin bisa memantau secara langsung siapa yang sedang mengunjungi toko online kamu, kemudian bangun komunikasi dengan mereka, siapa tau mereka mengubah tujuannya yang semula hanya ingin melihat, membandingkan harga, atau coba-coba berubah menjadi berniat membeli.

Kalau semuanya diajak komunikasi mungkin akan sulit, oleh karena itu kamu musti membuat sistem di mana sistem tersebut mampu membedakan siapa yang mengunjungi toko online, apakah pelanggan lama (sudah punya akun atau sering membeli), atau konsumen yang bener-bener baru.

Kuatir Tentang Keamanan Pembayaran
Masalah pembayaran memang kadang-kadang cukup membuat para konsumen khawatir, misalnya keamanan data-data pembayaran mereka, ketersediaan metode pembayaran, dan sebagainya. Kamu sebagai pemilik toko online, sudah sewajibnya membuat keamanan pembayaran ini menjadi lebih baik agar konsumen bisa dengan yakin melakukan pembayaran.

Juga, semampunya sediakan sebanyak mungkin metode pembayaran agar mereka mudah memilih, misalkan metode transfer bank, maka sediakan banyak rekening dari bermacam-macam bank, jangan cuman satu bank saja. Selain itu, sediakan pula pembayaran dengan kartu kredit, paypal, dan sebagainya. Semakin banyak metode pembayaran, maka akan semakin mudah konsumen untuk memilih metode yang mereka inginkan.

Fitur Checkout Yang Membingungkan
Salah satu yang tidak bisa diabaikan, yaitu bagaimana checkout dilakukan? Mungkin bagi orang yang sudah terbiasa berbelanja online tidak masalah, lah gimana dengan konsumen yang baru pertama kali? Oleh karena itu, siapkan sistem checkout yang sesederhana mungkin yang tidak membuat bingung, siapkan juga artikel panduannya biar konsumen juga bisa membacanya.

Selain itu, pastikan bahwa loading web kamu tidak terlalu berat karena tidak semua konsumen memiliki jaringan internet yang kenceng. Ketika loading web kamu berat, dan kebetulan internet mereka lelet, maka yang terjadi adalah web tidak dimuat dengan sempurna dan menyebabkan tombol atau navigasi menjadi error. Ketika error terjadi maka fungsinya tidak akan berjalan lancar, alhasil web toko online kamu seakan-akan membingungkan.

Tidak Menemukan Kode Kupon atau Voucher
Salah satu cara paling efektif untuk memancing konsumen adalah dengan memberikan kupon atau voucher untuk mendapatkan diskon, tapi kenyataan dilapangan adalah kupon atau voucher tersebut sulit ditemukan, bisa memang sengaja dipersulit oleh pemilik toko online atau memang konsumen yang tidak mengetahuinya.

Kalau pemberian kupon atau voucher itu memang sengaja dipersulit, memang sudah sewajarnya kalau konsumen membatalkan pesanannya atau bahkan pergi sebelum melakukan pemesanan. Yang bisa kamu lakukan hanyalah mempermudah pemberian tersebut.

Selanjutnya: Hindai ini, cara jualan dan pemasaran online yang salah.
----
Nah, itulah sedikit ulasan dari saya tentang alasan kenapa konsumen membatalkan pesanannya ketika berbelanja di toko online. Semoga ulasan di atas bermanfaat dan membantu memecahkan masalah yang sedang kalian hadapi. Jangan lupa share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.
Advertisement
.

No comments:

Post a Comment

Sebelum Anda memberikan komentar dan tanggapan atas artikel di atas, baca dan pahami aturan tanggapan kami pada laman TOS. Setiap komentar yang tidak sesuai dengan aturan tanggapan tidak akan di publikasikan.