Thursday, 16 February 2017

Kisah Sukses Martha Tilaar Dalam Membangun Bisnis di Industri Kecantikan

Advertisement
Kisah Sukses Martha Tilaar Dalam Membangun Bisnis di Industri Kecantikan - Dikalangan wanita Indonesia, nama Martha Tilaar sudah tidak asing lagi bukan? Sebagai pelaku bisnis kosmetika dan jamu yang terkenal gigih. Sebagai seorang perempuan Jawa, Martha kecil sempat membuat resah neneknya. Prilakunya sangat tomboy dan tidak peduli dengan penampilannya, membuat khawatir sang ibu.

Untuk menyadarkan Martha tentang perlunya merawat kecantikan, sang ibu menitipkan Martha pada Bu Titi, seorang ahli kecantikan tradisional di Yogyakarta. Martha pun mengakui bahwa Ibu Titi Poerwosoenoe adalah guru pertamanya di bidang tata rias. Wanita kelahiran Kebumen, 4 September 1937 ini mulai menyukai segala hal yang berhubungan dengan ramuan dan kecantikan.

Martha yang merupakan lulusan IKIP Jakarta sempat mengajar di Sekolah Dasar, sebelum akhirnya menikah dan ikut suaminya ke Amerika Serikat. Untuk mengisi waktu di Amerika, Martha bekerja sebagai babysitter di siang hari. Ia bekerja dengan tekun hingga bisa mengambil sekolah kecantikan di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana. Ia juga sempat bekerja di Campes Beauty Salon, Universitas Indiana, USA selama tiga tahun. Ia juga menawarkan jasanya dari pintu ke pintu pada mahasiswi-mahasiswi Indonesia, serta para ibu-ibu di KBRI.

Baca juga: Pentingnya pembukuan akuntansi untuk bisnis UMKM.

Kisah Sukses Martha Tilaar Dalam Membangun Bisnis di Industri Kecantikan

Awal Mula Martha Tilaar Membangun Bisnis
Tahun 1969, Ibu dari Bryan Emil Tilaar, Pinkan Tilaar, Wulan Tilaar, Kilala Tilaar pun kembali ke Indonesia. Dengan modal yang ia kumplkan saat di Amerika, ditambah bantuan dari ayah dan adik-adiknya, berdirilah salon pertamanya di tahun 1970. Dengan menggunakan garasi ayahnya yang berukuran 6x4 meter, dengan mengusung nama Martha's Salon di jalan Dr. Kusumaatmaja.

Dua tahun kemudian, Martha membuka salon kedua di jalan Anggur No. 3 Cipete, Kebayoran Baru. Martha's Salon ini berkembang hingga menjadi lima salon. Salah satu kelebihan Martha adalah ia suka menghampiri para pengunjung salonnya, mengobrol hingga membuat nyaman mereka. Rasa nyaman pengunjung inilah, yang membuat salon Martha semakin ramai. Martha yang mengenyam pendidikan dari Amerika, tetap mengingat ajaran Bu Titi tentang perawatan kecantikan dari bahan-bahan alami Indonesia.

Kerja Keras Membuat Bisnisnya Semakin Berkembang
Ingin belajar lebih mendalam tentang ramu-ramuan, Martha pun berangkat ke Eropa. Ia mengunjungi berbagai pabrik terkenal seperti Yves Rocher di Prancis, Mary Quant di Inggris serta Pabrik Hartleben di Jerman. Hasil dari belajarnya ini, Martha mendirikan Martha Griya Salon, yang mengenalkan perawatan tradisional pada masyarakat.

Tahun 1977, Martha bekerjasama dengan Kalbe Farma mendirikan perusahaan kosmetika dan jamu, PT. Martina Berto. Produk pertama yang dilempar ke masyarakat adalah Sariayu Martha Tilaar. Usahanya terus berkembang hingga berdirilah pabrik kosmetik PT Sari Ayu, Martha Kosmetika Indonesia, pada 22 Desember 1981. Untuk mendistribusikan produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar, Martha mendirikan PT. Sari Ayu Indonesia.

Pada tahun 1986, pabrik kedua berhasil didirikan oleh Martha. Bisnisnya terus berkembang, hingga mampu mengakusisi sejumlah perusahaan. Sekarang Martha dan keluarganya berhasil menguasai semua saham PT. Martina Berto.
Advertisement


Ciri Khas Unik dari Produk Martha Tilaar
Ciri khas dari produk Martha Tilaar adalah dengan memanfaatkan rempah asli Indonesia. Nama produknya pun terinspirasi dari alam dan budaya Indonesia. Seperti Senja di Sriwedari, tahun 1987. Produk tata rias ini meledak di pasaran. Lalu tahun 1989, keluar produk Sumatera Bergaya, dari Bali dan Cirebon ada Puri Prameswari (1990), Senandung Nyiur (1991) yang terinspirasi dari pantai Indonesia. Riwayat Asmat (1992) dari tanah Papua, Rama-rama Toraja (1993) dan trend warna Pusako Minang dari Minangkabau.

Hingga sekarang Martha tetap mempertahankan ciri khasnya. Sariayu berhasil menjadi trendestter tata rias wanita Indonesia, ditengah gempuran berbagai merk kosmetika dari luar negeri.

Selain itu,  Martha juga menggunakan pendekatan secara sains untuk mengembangkan produknya. Ia mengirim staf ahli farmasinya untuk menimba ilmu ke luar negeri. Dengan mengandalkan kekuatan riset dari 37 orang penelitinya, perlahan Martha bisa mengurangi ketergantungannya terhadap bahan baku impor. Memanfaatkan alam Indonesia, Martha sukses memproduksi beberapa merk kosmetika terkenal. Seperti Sariayu, Caring, Belia, Rudy Hadisuwarno Cosmetics, Biokos, Professional Artist Cosmetics, Aromatic, Jamu Garden dan Dewi Sri Spa.

Pemberdayaan Terhadap Wanita
Martha mempunyai kepedulian yang sangat tinggi pada perempuan. Hampir 80% pegawainya adalah perempuan. Para pegawai ini diberikan kesempatan untuk menimba ilmu setinggi mungkin. Mulai dari pekerja rumah tangganya, buruh pabrik hingga para peneliti di lab.

Salah satu misinya adalah memberdayakan perempuan. Membekali para perempuan dengan ilmu merawat tubuh, yang tidak hanya untuk kepentingan sendiri, melainkan juga untuk menjadi modal usaha. Inilah yang dilakukan Martha melalui yayasan Martha Tilaar yang ia dirikan. Terbukti, keahlian merias wajah bisa dijadikan sumber pemasukan bagi para wanita.

Penghargaan dan Prestasi Martha Tilaar
Sebagai sebuah korporasi, Martha Tilaar Group berhasil Meraih ISO 9001, ISO 14000 dan sertifikasi GMP di Asia pada tahun 1996. Tahun 2002, Martha Tilaar diundang oleh SekJen PBB Kofi Annan untuk menghadiri forum Global Compact di New York, USA. Ini merupakan sebuah pencapaian yang cukup mencengangkan publik. Satu lagi kunci sukses bisnis Martha Tilaar, adalah fokus pada satu bidang, yakni kecantikan. "Saya mulai bisnis dari salon, lalu sekolah, pabrik, distribusi yang semuanya bergerak di bidang kecantikan.

Martha juga memiliki sebuah usaha kerajian di Yogyakarta, tepatnya di daerah Sentolo. Usaha kerajinan ini diberi nama Prama Pratiwi Martha Gallery. Ia juga mendirikan Kampung Jamu Organik di Cikarang, Bekasi yang dibuka untuk umum. Bagi masyarakat yang ingin mengenal sosok Martha lebih dekat, bisa mampir ke Roemah Martha Tilaar. Merupakan rumah masa kecilnya yang sudah disulap menjadi sebuah museum. Sebagai konstribusinya pada tanah kelahiran tercinta.
----
Nah, itulah secuil kisah sukses Martha Tilaar dalam membangun bisnisnya yang sampai kini masih berjaya dengan brand yang luar biasa hebat. Semoga kisah sukses di atas bermanfaat dan menjadi motivasi untuk tetap semangat dalam mengembangkan bisnis kalian masing-masing. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.
Advertisement
.

No comments:

Post a Comment

Sebelum Anda memberikan komentar dan tanggapan atas artikel di atas, baca dan pahami aturan tanggapan kami pada laman TOS. Setiap komentar yang tidak sesuai dengan aturan tanggapan tidak akan di publikasikan.